DESAIN MODEL PEMBELAJARAN KOLABORATIF BERBASIS KETERAMPILAN BERFIKIR KRITIS DALAM BIDANG SAINS

 ASSALAMUALAIKUM  WARAHMATULLAHI WABAROKATUH...........

APA KABAR TEMAN-TEMAN ??

SEMOGA TEMAN-TEMAN SELALU DALAM LINDUNGAN ALLAH SWT 

 

Baiklah teman-teman kali ini kita akan membahas tentang materi Desain Model Pembelajaran Kolaboratif Berbasis Keterampilan Berfikir Kritis Dalam BIdang Sains.

oke guys sebelum kita bahas tentang materi ini kita harus tau terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan media pembelajaran kolaboratif?

Jadi, pembelajaran kolaboratif itu adalah suatu strategi pembelajaran yang menekankan pada sikap atau perilaku bergotong royong dalam bekerja , tentu saja gotong royong ini dikerja kan  oleh dua orang atau lebih dalam satu kelompok.


Metode kolaborasi dibangun dengan menggunakan beberapa asumsi tentang cara membangun proses belajar bermakna pada diri siswa (Smith & MacGregor,1992).

Asumsi tersebut antara lain sebagai berikut:

  • Belajar aktif dan konstruktif 
            Pemebelajaran yang bermakna dapat terjadi jika siswa terlibat aktif. aktif disini siswa mepelajari bahan pelajaran baik yang berbentuk cetak maupun yang tersedia dalam jaringan internet. 
  • Belajar berkembang sesuai dengan konteks
            Kegiatan pembelajaran ini sebaiknya dikaitkan dengan konteks yang berkembag dan sudah dikenal oleh siswa. 
  • Kompleksitas latar belakang siswa 
            Perbedaan latang belakang,gaya belajar,pengalaman,dan aspirasi pasti terjadi. Siswa dibiasakan untuk menghormati dan menghargai setiap pendapat yang terjadi, sehingga belajar secara bergotong royong dapat berlangsung dengan baik.
  • Belajar merupakan proses sosial 
           Prosea belajar merupakan proses interaksi sosial pada proses pemebelajaran yang dibangun pada pola kolaboratif ,siswa dibiasakan untuk membangun makna yang diterima dengan cara bergotong royong atau bersama.

Lalu apa saja strategi pemebelajaran kolaboratif berbasis keterampilan berfikir kritis dalam bidang sains :
  1. Jigsaw: setiap anggota kelompok menerima tugas atau informasi yang berbeda mengenai topik tertentu dalam sains.
  2. Numbered Heads Together: setiap anggota kelompok diberikan nomor. guru memberikan pertanyaan atau masalah kepada kelompok, dan semua anggota kelompok agar berdiskusi  secara kolektif untuk mencari jawaban yang benar
  3. Think-Pair-Share: setiap anggota berfikir secara individu  tentang pertanyaan ,masalah,atau topik yang diberikan .
  4. Round Robin: setiap kelompok bergantian memeberikan kontribusinya terhadap topik yang sedang dibahas.
  5. Penceritaan terbalik: anggota kelompok diminta untuk mempresentasikan informasi atau konsep dalam sians dengan urutan terbalilk.
Manfaat dari pembelajaraan kolaboratif sebagai berikut :
  • Prestasi belajar yang lebih tinggi 
  • Pemahaman yang lebih mendalam 
  • Belajar yang lebih menyenangkan 
  • Mengembangkan keterampilan kepemimpinan 
  • Meningkatkan sikap yang positif 
  • Meningkatkan harga diri 
  • Belajar secara inklusif 
  • Merasa saling memiliki 
  • Mengembangkan keterampilan masa depan 


Demikianlah hasil pembelajaran mengenai materi Desain Model Pemebelajaraan  semoga dapat bermanfaat bagi kita semua 


Sampai jumpa di materi selanjut nya 😍🙏

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
Loading...